Bela Putra Perdana Rumah Tempe Indonesia
Berawal dari keprihatinan terhadap buruknya standar produksi tempe rumahan di berbagai daerah, Bela melihat peluang besar untuk mentransformasi tempe—pangan tradisional Indonesia menjadi produk berstandar internasional tanpa kehilangan nilai lokal dan budaya. Ia percaya bahwa tempe bukan sekadar makanan rakyat, melainkan superfood asli Indonesia yang layak bersaing di panggung dunia. Dengan mendirikan Rumah Tempe Indonesia di Bogor, Bela mengembangkan sistem produksi tempe yang bersih, modern, dan sesuai dengan standar keamanan pangan. Tidak hanya itu, ia juga merancang Rumah Tempe sebagai pusat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, di mana para produsen kecil bisa belajar memproduksi tempe yang sehat, konsisten, dan bernilai ekonomi tinggi. Lewat pendekatan ini, Bela mendorong gerakan kedaulatan pangan lokal, sekaligus membangun rantai nilai yang berkelanjutan dari petani kedelai, produsen tempe, hingga konsumen. Ia aktif mempromosikan tempe sebagai makanan masa depan yang ramah lingkungan, mudah diakses, dan bernutrisi tinggi. Kini, Rumah Tempe Indonesia telah menjadi model dan rujukan di berbagai kota dan bahkan di luar negeri. Upaya Bela membuktikan bahwa kekuatan inovasi dan kecintaan terhadap pangan lokal mampu mendorong perubahan sosial dan ekonomi yang nyata di tingkat akar rumput.
Youtube