Orang - Gita Kartasasmita - Jimmy Oentoro | Satu Cerita Untuk Indonesia

Gita Kartasasmita Yayasan Batik Indonesia (YBI)

Membanggakan Warisan Batik Indonesia Melalui Yayasan Batik Indonesia

Yayasan Batik Indonesia (YBI) hadir sebagai garda terdepan dalam memelihara, melindungi, mengembangkan, dan mempromosikan kekayaan budaya bangsa melalui batik. Didirikan pada tanggal 28 Oktober 1994 oleh Ibu Jultin Ginandjar Kartasasmita, Bapak Ir. Firdaus Ali, dan Bapak DR. Dipo Alam MEM, YBI memiliki misi sosial, budaya, dan ekonomi yang bertujuan untuk mendukung perajin atau pengusaha batik kecil dan tradisional. Selama ini, YBI aktif dalam memajukan usaha kerajinan batik dengan fokus pada peningkatan nilai ekonomi, membantu mempromosikan batik sebagai busana yang relevan dan berharga.

Salah satu inisiatif penting dari YBI adalah penyelenggaraan Gelar Batik Nusantara (GBN), sebuah platform untuk mempromosikan dan mengembangkan hasil karya perajin batik Indonesia. Sejak tahun 1996, GBN diadakan setiap dua tahun sekali dengan tema yang berbeda, memungkinkan perajin batik dari berbagai daerah berkumpul untuk memamerkan dan menjual karya-karyanya. Tema GBN 2023, "Batik, Bangkit! Keindahan Karya Batik Indramayu," dipilih untuk menyoroti keunikan dan keindahan batik complongan khas Indramayu. Melalui GBN, YBI dan para perajin batik diharapkan semakin kreatif dan inovatif dalam menghasilkan produk batik yang relevan dengan mempertahankan nilai-nilai budaya tradisional.

Setiap tahun, YBI juga aktif dalam merayakan Hari Batik Nasional sebagai pengingat akan pentingnya batik dalam keberagaman budaya Indonesia. Peringatan ini membangkitkan kesadaran nasional untuk terus mencintai, melestarikan, dan mengembangkan batik sebagai warisan budaya bangsa yang berharga. Dengan dedikasi dan komitmennya, Yayasan Batik Indonesia terus memperjuangkan keberlanjutan warisan batik Indonesia untuk generasi mendatang.