Pembangun Bangsa

Satu Cerita Untuk Indonesia

Bahrul Fuad (Cak Fu)

Komisioner Komnas Perempuan Bahrul Fuad, yang akrab disapa Cak Fu, Komisioner Komnas Perempuan, menyoroti kerentanan berlapis yang dialami oleh perempuan penyandang disabilitas terhadap kekerasan seksual dan diskriminasi. Melalui kampanye 16 HAKTP (Hari Aksi Kekerasan terhadap Perempuan) yang digelar, Cak Fu berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat jaringan kemitraan antara Komnas Perempuan, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil di seluruh daerah.

Budi Soehardi

Yayasan Kasih Roslin Di tengah hingar-bingar dunia penerbangan internasional, Budi Soehardi, seorang mantan kapten pilot maskapai Singapore Airlines, memilih jalan hidup yang berbeda. Ia meninggalkan kenyamanan dunia aviasi demi mengabdi untuk masa depan anak-anak terlantar di perbatasan Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Davina Veronica

Nathasatwa Foundation Yayasan Natha Satwa Nusantara hadir sebagai wadah perlindungan bagi hewan domestik, membawa misi penting dalam memastikan pemenuhan kesejahteraan mereka. Dengan memilih kata 'Natha' dari Bahasa Sanskerta yang berarti pelindung, yayasan ini menegaskan komitmennya sebagai pelindung hewan di Indonesia. Sejak zaman purba, manusia dan hewan domestik telah hidup berdampingan, saling memberi dampak dan manfaat. Namun, masih banyak kasus penelantaran dan penyiksaan hewan yang menandai kehidupan mereka, mempengaruhi tidak hanya hewan tetapi juga manusia yang berbagi habitat dengan mereka.

Deny Richard

Komunitas Ostomi Indonesia (KOIN) Menyediakan kegiatan kegiatan ostomate gathering dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pada ostomate dan kantong stoma gratis bagi penderita ostomate.

Devi Sumarno

Rumah Tumbuh Harapan (RUTH) Menyediakan pelayanan pendampingan bagi wanita akibat KTD (Kehamilan Tidak Diinginkan) dan layanan tinggal berupa rumah untuk pertumbuhan bayi-bayi akibat KTD

Eliza Octavianti Rogi

Ketua Potads Berawal dari diskusi antara orang tua anak-anak dengan Down Syndrome di Klinik Khusus Tumbuh Kembang Anak (KKTK) Rumah Sakit Harapan Kita pada tahun 1997, terbentuklah Persatuan Orang Tua Anak Dengan Down Syndrome (POTADS). Melalui serangkaian pertemuan dan kesadaran akan pentingnya dukungan serta informasi bagi orang tua yang memiliki anak dengan kondisi spesial ini, POTADS secara resmi didirikan menjadi yayasan pada tanggal 28 Juli 2003.

Igi Oktamiasih

Bipolar Care Indonesia (BCI) Di tengah stigma dan kesalahpahaman terhadap isu kesehatan jiwa, berdirilah Bipolar Care Indonesia, sebuah komunitas yang lahir dari keberanian untuk berdamai dengan luka dan memperjuangkan pemahaman yang lebih manusiawi. Di balik gerakan ini, sosok Igi Oktamiasih hadir sebagai penggerak utama yang menjadikan pengalaman pribadinya sebagai bahan bakar perubahan.

Jennifer Budiman

Seribu Tujuan Seribu Tujuan adalah solusi kesehatan mental yang lahir dari keresahan sekelompok anak muda terhadap stigma dan minimnya akses layanan kesehatan jiwa di Indonesia. Di tengah sistem yang belum ramah dan kesadaran publik yang masih rendah, mereka merasa bahwa isu ini tak bisa terus dibiarkan. Kekecewaan itu berubah menjadi gerakan. Sebuah inisiatif kolektif yang ingin menjadikan kesehatan mental sebagai hak yang mudah diakses oleh siapa pun, bukan kemewahan yang hanya dimiliki oleh kalangan tertentu.

Kak Seto

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LP Seto Mulyadi, seorang mahasiswa psikologi dari Universitas Indonesia, memperoleh ketenaran melalui karya-karyanya, terutama karakter Si Komo yang terkenal di tahun 80-an. Lahir pada 28 Agustus 1951 di Klaten, perjalanan karirnya dimulai dari Jakarta, di mana ia berjuang tanpa bekal dan keahlian apapun. Meskipun awalnya bermimpi menjadi dokter, kecewa karena tidak diterima di Fakultas Kedokteran, namun, nasib membawanya ke Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, yang kemudian membuka jalan bagi kariernya dalam menginspirasi anak-anak.

Melanie Subono

Rumah Harapan Melanie Rumah Harapan Melanie adalah gerakan yang dibuat oleh Melanie Subono bersama dengan timnya sejak 14 tahun lalu dengan tujuan membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan bantuan. Sejak belasan tahun lalu, Rumah Harapan Melanie sudah membantu banyak orang, termasuk bayi, balita, anak-anak, perempuan, lansia, dan berbagai kalangan lain.

Novita Tandry

NTO Childcare & Early Education Komitmen terhadap pendidikan anak usia dini bukan sekadar profesi bagi Novita Tandry, tapi merupakan panggilan hati. Sebagai pendiri NTO Childcare & Early Education serta pemegang lisensi Master Franchise Tumble Tots Indonesia, Novita telah menjadi pelopor dalam pengembangan potensi anak sejak dini di Indonesia.

Patri Handoyo

Komunitas Rumah Cemara Menyediakan pelatihan dan workshop untuk teman-teman pencandu obat-obatan dan orang dengan HIV/AIDS untuk memperjuangkan hak dan perlakuan yang sama.